oleh

KMI Gelar Diskusi Publik Perkuat UKM Digital

-Nasional, UMKM-139 views

JAKARTA, IM.COM – Kaukus Muda Indonesia (KMI) akan gelar diskusi publik dengan tema Membangun UKM Tangguh dengan memperkuat platform digital yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 17 Februari 2022 di Restoran Handayani Jakarta Timur.

Dasar Pemikiran

Sebagai salah satu sektor dan tulang punggung utama dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional, pemberdayaan sektor UMKM (Usaha Mekro dan Kecil Menengah) perlu didorong kembali agar terus tumbuh dan berkembang. Pasalnya, meski dihadapkan pada situasi pandemi yang tak kunjung berakhir itu, sektor UMKM tetap survive dan menjadi andalan utama penyokong pertumbuhan ekonomi negara.

Karena itu, pemberdayaan sektor UMKM adalah keniscayaan, dan kuncinya digitalisasi. Dengan begitu, maka UMKM dapat menjadi buffer pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan digitalisasi UMKM adalah keniscayaan agar tumbuh lebih baik dan bisa berdaya saing serta menemukan pasar yang lebih besar sehingga transaksi UMKM semakin meningkat.

Di tengah kondisi Pandemi Corona, hampir semua segmen bisnis terkena dampaknya. Karena itu, memanfaatkan platform digitalisasi paling tidak dapat meningkatkan pertumbuhan sektor UMKM agar naik kelas, apalagi di era disrupsi yang meniscayakan adanya evolusi sistem yang ditandai dengan “berkuasanya” jagat digital.

Tentunya tuntutan untuk beradaptasi dan merespon dengan cepat itu penting agar akselerasi pertumbuhan UMKM terus meningkat. Data statistik 2018 mencatat bahwa UMKM di Indonesia, berjumlah 64,19 juta UMKM.

Artinya hampir 99% dari total unit usaha yang ada di Indonesia adalah para UMKM. Sektor UMKM mempekerjakan lebih dari 116 juta tenaga kerja atau sebesar 97% total tenaga kerja di sektor ekonomi. Bila hal ini digerakkan maka sungguh dahsyat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sejak pandemi Corona melanda hampir semua negara di dunia, pertumbuhan ekonomi negara termasuk Indonesia terus melambat, termasuk sektor UMKM terjadi penurunan omzet, pada sektor usaha menengah sebesar 46%, usaha kecil 40%, usaha mikro 43% dan usaha rumahan (ultra mikro) 49%.

Artinya, dampak yang ditimbulkan pandemi sangat dahsyat dan menghambat hampir semua segmen usaha. Tetapi hal tersebut bisa diatasi paling tidak dngan penguatan flatform digitalisasi bagi pelaku UMKM sebagai penyokong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hampir saja terjerembab ke jurang resesi akibat
pandemi Corona. Untuk itu dengan pemanfaatan tekhnologi digital diharapkan sektor UMKM dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Komentar

Terkini