oleh

Menteri Bintang, Apresiasi Upaya Tim Penggerak PKK NTT Cegah Stunting

KAB. KUPANG, IM.COM –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengunjungi Kelurahan Lasiana, salah satu wilayah terdampak bencana siklon tropis seroja, yang menjadi model percontohan dalam penanganan dan percepatan penurunan stunting di Nusa Tenggara Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Bintang memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi NTT atas pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) berupa makanan bergizi yang mengandung daun kelor (moringa), telur, susu, kacang hijau, dan lainnya untuk mencegah stunting. Bagi Menteri Bintang, ide program tersebut luar biasa dan bisa dicontoh oleh Provinsi lainnya di Indonesia.

“Perlu kita ketahui, ketika bicara stunting tidak hanya terkait pola makan saja, tapi juga pola asuh dan sanitasi. Jika membahas terkait hak dasar anak, salah satunya yaitu hak tumbuh kembang, hak ini akan terhambat jika anak yang dilahirkan mengalami stunting,” ungkap Menteri Bintang saat berdialog dengan masyarakat yang dilaksanakan di Posko Tangguh Kelurahan Lasiana.

Baca juga : Menteri PPPA Temui Perempuan dan Anak Korban Bencana di Desa Pukdale NTT

Menteri Bintang menambahkan melimpahnya sumber daya alam di NTT seharusnya bisa mendukung upaya pencegahan stunting. “Untuk itu pentingnya sinergi bersama seluruh pihak baik pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat luas dalam memenuhi gizi anak dan mencegah stunting, mengingat anak adalah harapan bangsa dan tanggungjawab kita bersama. Apa saja langkah yang sudah dilakukan, harus kita tingkatkan,” terang Menteri Bintang.

Posyandu, menurut Menteri Bintang, adalah tonggak dalam pencegahan stunting dan sebagai layanan yang dapat mengintervensi kesehatan ibu hamil hingga melahirkan. “Penguatan layanan posyandu ini menjadi langkah yang harus diperhatikan bersama, jangan sampai kendor. Apresiasi juga saya sampaikan kepada para kader posyandu yang tidak lelah belajar untuk meningkatkan kapasitas dirinya demi memenuhi hak anak. Upaya dalam pencegahan stunting di Provinsi NTT sudah luar biasa, tinggal bagaimana mengupayakan adanya pendampingan di desa-desa yang menjadi model pencegahan stunting tersebut,” tegas Menteri Bintang.

Komentar

Terkini