oleh

Kanwil Hukum dan Ham NTT Gelar Pendampingan Pengajuan Permohonan Hak Kekayaan Intelektual

-Daerah, Hukum-2.911 views

KUPANG, IM.COM – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Prov Nusa Tenggara Timur, hari ini jumat (26/02) bertempat di Universitas Kristen Artha Wacan (UKAW), melaksanakan Pendampingan Pengajuan Permohonan Hak Kekayaan Intelektual. Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Penilitian UKAW Kupang pada tanggal 10 November 2020 lalu.

Kegiatan yang dibuka oleh Rektor Universitas Kristen Artha Wacana, Ayub Urbanus Imanuel Meko, berlangsung dari pukul 09.00 – 14.00 Wita. Dalam sambutannya Ayub menyampaikan terima kasih kepada Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur karena sudah memfasilitasi dalam melakukan pendaftaran HKI “pentingnya dilakukan pendaftaran HKI karena pada masa sekarang ini marak terjadi pembajakan, penjiplakan, peniruan, pemalsuan, pemakaian tanpa ijin dan lain sebagainya, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman dan kesadaran dari masyarakat untuk mendaftarkan hasil karya intelektual mereka”. Lanjut Ayub “kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tahun 2020, sehingga hari ini dilakukan pendaftaran permohonan HKI”.

Hadir sebagai salah satu narasumber Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Dientje Bule Logo dalam kesempatan ini menyampaikan “sentra kekayaan intelektual pada perguruan tinggi perlu dibentuk sehingga mendorong program penelitian dan pengembangan khususnya yang berorientasi kekayaan intelektual serta dapat memfasilitasi layanan kekayaan intelektual bagi sivitas akademika dan masyarakat pada umumnya, sebagaimana amanat Pasal 13 dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”.

Baca juga : INDEKS KOTA TOLERAN 2020, Kota Kupang Masuk 5 Besar

Kegiatan ini juga turut menjelaskan bagaimana alur atau cara mendaftarkan hasil karya intelektual secara online melalui website DJKI serta persyaratan yang harus di lengkapi. “Pendaftaran Kekayaan Intelektual merupakan suatu keharusan dan kewajiban guna mendapatkan perlindungan hukum dari segala bentuk pelanggaran Kekayaan Intelektual” tutup Dientje.

Baca juga : Dari 25 – 27 Februari, di Targetkan 5.512 Awak Media Terima Vaksinasi Covid-19

Komentar

Terkini