oleh

Akhirnya Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Ditangkap

Batam – Kepri ( Internusamedia.com), Tim teknis dat diktorat kriminal umum juga melakukan pengungkapan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan ini menjadi keprihatinan bagi kita sekalian.

Bahwa beberapa waktu yang lalu sekitar bulan desember 2019.

Diketahui seorang anak permpua berinisial S inielaporkan kepada orang tuanya bahwa mengalami sakit bagia kemaluan.

Kemudian karena korban masih merasa takut tidak sehingga menceritakan apa yang terjadi hanya mencerita itu saja kepada orang tuanya.

Kemudian pada tanggal 17 januari 2020 orang tua dari S ini mendapat informasi dari beberapa oreng temannya di wilayah pulau petong.

bahwa ada beberapa anak juga mengalami hal yang sama. Sebagai mana dialami oleh S.

Berdasarkan laporan tersebut tim teknis yang dipimpin oleh Dir umum melakukan peenyelidikan dan berhasil mengamankan seorang tersangka ber inisial S alias F alias FIR alias LI wilayah apulau Galang Kota Batam.

Modus operadi dari pada tersangka adalah dengan mengiming imingi korban dengan sejumla uang.

Kemudian membujuk danengajak ke tempat yang sudah disiapkan oleh tersangka maka terjadilah perbuatan tindak pidana tersebut.

Dari awal saya katakan bahwa Ini perbuatan tersangka tersangka terdapat 7 oran anak akibat tindakan pidana oleh tersangka.
Keprihatinan karena dari ke 7 korban ini berusia rata-rata 6 sampai 9 tahun. Terhadap 7 korban ini dilakukan tindakan yang sama.

Dari korban yang satu ke korban yang lain ini dilakukan di wilayah pulau Petong .

Kemudian tim direktorat kriminal umum berhasil mengumpulkan barang bukti yang digunaka pelaku berupa yang pertama satu buah kasur, yang ditemukan di runah pelaku. Kemudian satu helai handuk warna merah milik pelaku kemudian tim penyidik sempat mengamankan tiga pasang pakayan tersangka, dan juga diamankan bersma pelaku yaitu 5 pasang pakayan korban yang di temukan di kediaman pelaku.

Terhadap tindakan pidana yang dilakukan oleh pelaku diterapkan pasal 82 ayat satu, undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016. Tentang perubahan kedua atas undang2 nomor 23 hahun 2002 tentang perlindungan anak.

Komentar

Terkini