oleh

WALI KOTA BATAM DAN KAPOLRESTA BARELANG MENEMUI PEDEMO

Batam- Kepri ( intrnusamedia.com) -Aksi demo dari ratusan masa dari federasi serikat Pekerja Logam elektronik dan mesin (FSP LEM dan Serikat Pekerja seuruh Indonesia ( SPSI) Menggelar aksi unjuk rasa menolak revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang UU ketenagakerjaan ( Rabu 21 /08 /2019)

Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo Berbarengan naik di kendaraan lory para pendemo yang parkir depan Kantor Walikota, diatas kendaraan dikerumuni para pendemo. Semua diam mendengarkan walikota bicara.

Photo istimewah wartawan Inter Nusa (Nikolaus Laka)

Wali kota mengajak para pendemi untuk jangan teprovokasi, mari kita semua menjaga agar Batam tetap kondusif , tahun ini para wisatawan hampir mencapai 2,400.000. Maka pemerintah kota Batam giat membangun kota Batam. Dengan memperlebar jalan sehingga mengrangi kemacetan pertumbuhan di bidang pariwisa dan industri tetap meningkat.[artikel number=5 tag=”daerah, internasional, ekonomi-bisnis, hukum-kriminal, kesehatan, nasional, olahraga, opini, pendidikan, politik, religi, sepakbola, vidio” ]

Wali kota juga berjanji akan meneruskan tuntutan para pensemo secepatnya ke pemerintah pusat dalam waktu singkat ini.

Sementara itu Wali kota memperkenalkan Kapolresta Barelang yang baru di sampingnya. Kapolresta langsung memperkenalkan diri. Kapolresta AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo mengatakan, Saya sangat banga dengan para adik-adik semua, dengan tertip dan menjaga ketertoban dalam aksi demo. Saya salut dan mari kita tetap jaga kota kita supa Syaiful Badri ya tetap aman.

Setelah itu Walikota menerima hasih tuntutan dari Ketua SPSI Kota Batam yang akan di kirimkan ke pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti. (Nikolaus Laka)

 

Komentar

Terkini