oleh

Mahalnya Harga Cabai dan Komoditas Lain di Pasar Tradisional Rembang

Rembang (internusamedia.com) – Seperti kita ketahui bersama bahwa, kenaikan komoditas harga barang di pasar tradisional itu biasa terjadi setiap tahunnya pada moment-moment tertentu, seperti halnya kenaikan harga barang kebutuhan sembako yang terjadi pada saat sebelum dan sesudah moment Hari Besar Idul Fitri 1440 beberapa waktu lalu, namun jika sampai dengan hari ini ternyata diatara kenaikan harga komoditas tersebut tidak kembali normal seperti sebelumnya, malah berdampak pada penurunan Omzet para pedagang,

seperti pengakuan Ebit Sutiarno, salah satu pedangang cabai yang mengaku sudah sejak tahun 2014 berjualan Cabai dan rempah lain di Pasar Induk Kabupaten Rembang kepada  awak media, terkait mahalnya harga Cabai sampai dengan berita ini diterbitkan, (26/6/19).

Ebit Sutiarno membenarkan, bahwa kenaikan harga cabai yang dijualnya tersebut sudah terjadi sejak H-7 sebelum Lebaran Idul Fitri 1440 beberapa waktu lalu, dan hingga saat ini harga tersebut belum mengalami penurunan, malah terus mengalami kenaikan setiap harinya, tutur salah Satu pedagang yang mengaku sudah selama 5 Tahun berjualan sayuran dan rempah-rempah di dalam pesar tersebut.[artikel number=5 tag=”daerah, internasional, ekonomi-bisnis, hukum-kriminal, kesehatan, nasional, olahraga, opini, pendidikan, politik, religi, sepakbola, vidio” ]

Komentar

Terkini