oleh

Ince Sayuna : Pendekatan Dari Masyarakat Bawah Akan Melahirkan Kebijakan Yang Baik

-Daerah, Politik-1.400 views

KUPANG, IM.COM – Sayembara “Rakyat Bicara Golkar Mendengar” yang sudah dimulai sejak 7 Februari 2021, kini mulai memasuki masa penjurian tingkat Kabupaten/Kota. Perlombaan yang memuat aspirasi dan unek-unek masyarakat Nusa Tenggara Timur ini, menjadi landasan bagi Partai Golkar dalam menyuarakan setiap permasalahan yang saat ini ada dan dihadapi rakyat dalam situasi pandemi covid-19 yang berkepanjangan.

Menyikapi hal ini, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur, DR. Ince D P Sayuna, SH, M.Hum, M.Kn, yang juga salah satu Wakil Ketua DPRD Prov NTT mengatakan, kita ingin situasi pandemi yang tidak mengenakan ini segera berakhir, agar seluruh aktivitas kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan normal, aman dan nyaman bebas dari kepanikan penularan virus covid-19.

“Partai Golkar sebagai salah satu elemen strategis, memberi ruang bagi masyarakat banyak untuk mengambil bagian dalam memberi ide, gagasan dan sharing pengalaman, dalam mempercepat berakhirnya wabah pandemi covid 19. Kita berharap semua ide, gagasan yang dihasilkan dari sayembara ini, akan menjadi referensi untuk ditindak lanjuti oleh para pemangku kepentingan khususnya di NTT”.

Baca juga : Toti : Sayembara “Rakyat Bicara Golkar Mendengar” Bukti Cinta yang Terbalaskan

Lanjutnya “Partai Golkar punya sejumlah anggota yang tergabung dalam fraksi di DPR dalam semua level tingkatan, partai golkar juga punya perwakilan kepala daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Tentu ini menjadi saluran efektif untuk meneruskan suara masyarakat yang telah dihimpun, untuk dirumuskan menjadi sebuah kebijakan dan diterapkan di NTT” tegasnya.

Sementara itu, sayembara “Rakyat Bicara Golkar Mendengar” ini mendapat animo masyarakat yang cukup besar, dan berhasil menghimpun ribuan video suara rakyat, yang mengirimkan berbagai ide, saran dan masukan dari berbagai perspektif, dan dinilai sangat menarik, karena akan dijadikan sebagai contoh pendekatan dari masyarakat bawah yang melahirkan sebuah kebijakan yang baik.

Baca juga : Sayembara “Rakyat Bicara Golkar Mendengar” Salurkan Ratusan Aspirasi Masyarakat

“Partai Golkar menyadari bahwa rakyat itu butuh didengar, mereka butuh panggung untuk bicara. Hal ini terbukti dari animo masyarakat yang dihimpun mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota begitu tinggi, terbukti dari berbagai ide, gagasan dan sharing yang masuk, dan ada banyak hal baik yang telah dilakukan oleh masyarakat akan tetapi tidak diketahui oleh pemerintah. Sesekali pemerintah juga perlu belajar dari rakyat dan menurut saya ini bisa menjadi contoh pendekatan Bottom up dalam melahirkan sebuah legacy” tutupnya.(AJM)

Komentar

Terkini