oleh

BP Batam Akan Mengambil Alih Pelabuhan Batu Ampar

-Daerah-3 views

Batam -Kepri (Internusamedia.com), Rencana Badan Pengusahaan (BP) Batam yang akan mengambil alih pelabuhan Batu Ampar, mendapatkan respon dari sejumlah pengusaha kepelabuhan yang ada di Batam dan Kepri.

Mengingat, asosiasi pengusaha kepelabuhanan yang menolak masuknya Pelindo II di Pelabuhan Batu Ampar beralasan, jika dikelola oleh BUMN, maka seluruh pekerjaan yang ada di dalamnya akan diambil alih perusahaan pelat merah itu dan pengusaha lokal ditinggalkan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Batam dengan sejumlah asosiasi. Diantaranya, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Batam yang merupakan anggota dari Internasional Nation Ship Owner Association (INSA). Selain itu, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam

Osman Hasyim, Ketua INSA Batam saat ditemui awak media mengungkapkan keresahannya atas masuknya Pelindo II dalam mengelola pelabuhan Batu Ampar. Mengingat, dikhawatirka akan membuat dunia usaha kepelabuhanan tak lagi kompetitif dalam bersaing dengan pelabuhan lainnya.

“Kami sangat resah akan kehadiran BUMN ini, khususnya terkait permasalahan tarif. Contohnya, setiap kontainer di Pelabuhan Belawan saja untuk sekali handling tarifnya bisa sampai Rp 6 jutaan. Sementara, di Batam satu kontainerna hanya dikenakan Rp 500 hingga Rp 800 ribu saja. Lalu memunculkan pertanyaan, kalau nanti Pelindo II masuk ke Batam, berapa biaya untuk satu kontainernya. Dan hal ini pastinya akan membuat pengusaha dan asosiasi berteriak,” jelasnya.

Selain itu, kehadiran Pelindo II apa bisa memberikan dampak yang adil. Sehingga tidak sampai ‘mematikan’ usaha pengusaha dan asosiasi yang ada.

“Itulah alasan dari keberatan kami jika Pelindo II masuk ke Batam,” terangnya.

Ia juga menambahkan, pengelolaan pelabuhan dan industri maritim di Batam memang harus benar-benar komprehensif, sehingga tak hanya bicara soal investasi saja.

“Dengan masuknya Pelindo II ke Batam, saya khawatir kondisi usaha pelabuhan yang saat ini sudah baik, akan memunculkan penurunan dan kontra produktif,” terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, memastikan akan tetap menggandeng PT Pelindo II untuk mengelola Pelabuhan Batuampar.

Komentar

Terkini