oleh

1.456 Bidang Tanah di Tiga Titik Kampung tua-Batam, Telah Bersertifikat

-Daerah-0 views

Batam – Kepri (Internusamedia.com) – Sebanyak 1.456 bidang tanah di tiga titik kampung tua di Batam, Kepulauan Riau, telah bersertifikat. Lokasinya yaitu kampung tua Tanjungriau di Sekupang, serta Tanjunggundap, dan Seibinti di Sagulung.

Sertifikat itu dibagikan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan Djalil di Aula Uniba, Batam Centre, Jumat (20/12).

Sofyan Djalil berpesan kepada penerima agar memanfaatkan sertifikat tersebut dengan baik. Apabila harus digadaikan, gunakan untuk sesuatu yang bermanfaat seperti modal usaha. Jangan sampai hasil gadainya dipakai untuk membeli barang konsumsi.

“Adanya sertifikat memberikan kedamaian di hati. Semoga menjadi lebih baik ekonominya. Menjadi lebih makmur karena digunakan dengan benar. Tapi jangan sampai malah tanah Bapak Ibu ini jadi hilang. Kalau untuk pinjaman modal, itu yang pemerintah inginkan,” pesannya.

Menteri menjelaskan, Presiden Joko Widodo sejak awal terpilih, salah satu programnya adalah memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pemilik lahan. Dan ketika terpilih kedua kalinya, bertekad untuk menyelesaikan permasalahan lahan di Indonesia.

“Dia periode 2, Presiden katakan ke saya, kita harus selesaikan masalah tanah ini. Paling lambat 2025, insya Allah akan terdaftar semua,” ujarnya.

Progres pendaftaran tanah ini juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2017 berhasil didaftarkan 5,3 juta bidang tanah. Kemudian meningkat menjadi 9,4 juta bidang tanah di 2018. Dan tahun ini ditargetkan bisa mendaftarkan sampai 11 juta bidang.

“Terima kasih kepada rekan-rekan di BPN daerah yang sudah banyak membantu penuhi target ini,” kata dia.

Terkait kampung tua, Sofyan mengatakan tiga titik ini hanya tahap awal. Menjadi bagian kecil dari 37 titik yang nantinya akan disisir, diidentifikasi, diukur, hingga didaftarkan.

“Mana yang bisa keluar sertifikat akan kita keluarkan. Kalau masih ada masalah dengan kawasan hutan, HPL BP Batam, PL pihak ketiga, harus diselesaikan dulu. Nanti akan ada bagian kedua lagi. Kita akan selesaikan semua,” ujarnya.

Dengan posisi Wali Kota yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia yakin proses ini akan lebih mudah. Ia harap masyarakat yang belum dapat sertifikat agar bersabar.

Komentar

Terkini