oleh

Gubernur Pastikan Masyarakat Terdampak Bencana Dapatkan Bantuan

KUPANG, IM.COM – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali mengunjungi Kabupaten Rote Ndao keduakalinya, Sejak terjadinya bencana badai siklon tropis seroja. kunjungan pertama dilaksanakan pada Kamis (8/4) dengan menggunakan pesawat dukungan PT. Garuda Indonesia seri ATR 72-600. Selanjutnya hari Jumat (16/4) dengan menggunakan Pesawat Carter Wings Air seri ATR 72-600.

Hari ini, Jumat (16/4) Gubernur VBL di dampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu memantau Pulau Ndao dan Nuse dengan menggunakan Helikopter BNPB dari Bandar Udara D.C. Saudale Ba’a.

Gubernur Laiskodat yang selesai mengunjungi Pulau Ndao dan Nusa langsung memerintahkan Kabag Protokol Agar mengkoordinasikan dengan Dinas terkait untuk adanya kapal Pemerintah yang berlabuh di wilayah tersebut untuk mempermudah pergerakan masyarakat dan barang.

“Segera koordinasikan dengan Kadis Perikanan, Kadis Perhubungan untuk mengirimkan Kapal dan berlabuh disana (Ndao dan Nuse), kasihan, masyarakat disana susah, bantu mereka untuk penyebrangan dan distribusi logistik serta Ibu Bupati agar mengkoordinasikan dengan para nelayan di Nembrala dan Ba’a agar perahunya dipake transportasi bagi masyarakat pulau Ndao dan Nuse ke Rote ,” ucap Gubernur

Baca juga : Sumba Tengah menjadi Model Pembangunan Sektor Pertanian Terintegrasi

Selanjutnya Gubernur Viktor didampingi Bupati Rote Ndao bersama rombongan mengunjungi Desa Kuli Aisele, wilayah translok yang terdampak bancana dimaksud untuk memastikan masyarakat ditempat pengungsian dalam kondisi sehat dan ketersediaan logistik cukup serta adanya dukungan Pemerintah terhadap kondisi rumah masyarakat terdampak bencana.

“Apakah basodara semua sehat? sehat bapa, apakah makanan disini cukup? cukup bapa gub (jawab masyarakat), oh…baik sudah, tenang saya, ungkap Gubernur. Bapa dan mama semua, terkait kondisi rumah yang rusak, Pemerintah Pusat akan menggantinya dengan uang sebesar Rp. 10.000.000 untuk kondisi rusak ringan, Rp. 25.000.000 untuk kondisi rusak sedang dan Rp. 50.000.000 untuk kondisi rusak berat.

Tetapi bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat, tidak diberikan uang tetapi dibangunkan langsung oleh Pemerintah untuk keseragaman dan menghindari ketimpangan dan terkait kebutuhan embung dan irigasi silahkan didata dan diajukan, sehingga melalui Dinas PUPR Provinsi akan berkoordinasi dengan Kementrian PUPR dalam bentuk usulan untuk dianggarkan dan direalisasikan.” Jelas Gubernur Laiskodat

Komentar

Terkini